www.disdikklungkung.net

You are here: Depan arrow Artikel Pendidikan arrow EFEKTIFITAS OPERAN TONGKAT ESTAPET (NON-VISUAL) PENERIMAAN DARI ATAS
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
EFEKTIFITAS OPERAN TONGKAT ESTAPET (NON-VISUAL) PENERIMAAN DARI ATAS  E-mail

DENGAN PENERIMAAN DARI BAWAH (V TERBALIK) PADA SISWA KELAS II SMP NEGERI 4 NUSA PENIDA

TAHUN PELAJARAN 2008/2009

I Nyoman Sudana,S.Pd.,MM (NIP. 132192054)

Penulisan karya tulis yang sangat singkat ini bertujuan (1) untuk mengetahui apakah ada perbedaan penerimaan tongkat estapet cara penerimaan dari bawah dengan cara penerimaan dari atas (2) untuk mengetahui seberapa besar perbedaan efektifitas penerimaan cara dari bawah dengan cara dari atas

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara penerimaan tongkat estapet dari bawah dengan penerimaan tongkat estapet cara dari atas. Dengan perbedaan berdasarkan analisis t-test sbb.:

Kelompok I dengan hasil perhitungan t-test = 3,272, kelompok II dengan hasil perhitungan t-test = 2,965, Kelompok III dengan hasil perhitungan t-test = 2,706, Kelompok IV dengan hasil perhitungan t-test = 2,835

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Perhatian pemerintah Indonesia dalam mengembangkan potensi dan sumber daya manusia lewat pendidikan secara umum dan khususnya melalui pendidikan jasmani telah terlihat jelas dalam undang-undang pendidikan dan pengajaran nomor : 12 tahun 1954 pada Bab VI pasal 9 yang berbunyi :

" Pendidikan Jasmani menuju kepada keselarasan antara tumbuhnya badan dan perkembangan jiwa dan merupakan suatu usaha untuk membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sehat dan kuat lahir dan batin dan diberikan di setiap jenis sekolah."

Pengertian olahraga yang terdapat dalam buku asas-asas pengetahuan olahraga disebutkan " Olahraga adalah kegiatan jasmani atau kegiatan yang menuntut kesanggupan jasmaniah tertentu untuk menggunakan tubuh secara menyeluruh."

Berdasarkan pernyataan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa : Olahraga adalah merupakan serangkaian kegiatan atau aktivitas tubuh yang terencana, terprogram, dan terarah yang merupakan suatu sistem dalam rangka mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Cabang olahraga lari estapet termasuk kedalan jenis cabang atletik. Dalam cabang lari estapet yang diperlukan atau yang butuhkan kemampuan kecepatan. Disamping kecepatan berlari pada lari estapet atau lari sambung ada alat yang harus diterimakan dari pelari yang satu kepada pelari lainnya maka perlu ketrampilan khusus dibandingkan jenis lari yang lainnya, yaitu teknik pergantian tongkat estapet.

1.2. Permasalahan

Dalam perlombaan lari sambung (estapet) sangat ditentukan dari kelancaran pergantian tongkat. Waktu yang dicapai akan lebih baik atau lebih cepat jika pergantian tongkat estapet berlangsung dengan baik

Pergantian tongkat estapet dapat dilakukan dengan dua cara : 1). Tanpa melihat (non-visual atau blind pass); cara ini penerima tongkat estapet tanpa menoleh ke belakang kepada pemberi tongkat. 2). Dengan melihat (visual atau sigh pass); cara ini penerima tongkat estapet menoleh ke belakang kepada pemberi tongkat.

Cara menerima tongkat estapet dengan tanpa melihat (non-visual atau blind pass) ada beberapa cara : a).Tangan penerima berada disamping pinggang dengan telapak tangan menghadap keatas, tongkat diterimakan dari atas, b).Tangan penerima tongkat estapet berada disamping belakang pinggang dijulurkan menghadap ketas, tongkat diterimakan dari atas agak di belakang, c).Tangan penerima tongkat berada disamping membentuk huruf V terbalik, tongkat diterimakan dari bawah ke atas, d).Tangan penerima tongkat berada disamping belakang pinggang terjulur, tongkat diterimakan dari bawah,

Dari beberapa cara penerimaan tongkat estapet diatas belum diketahui secara jelas, cara yang mana yang lebih efektif kecepatan penerimaannya.

1.3. Rumusan Masalah

Perpedoman pada permasalahan diatas maka dapat dikemukan disini masalah sebagai berikut :

Apakah ada perbedaan efektifitas kecepatan penerimaan tongkat estapet dengan cara penerimaan dari bawah dengan penerimaan tongkat estapet dari atas setelah diberikan pembelajaran pada anak SMP Negeri 4 Nusa Penida tahun 2008/2009.

1.4 Tujuan Penelitian

"Tujuan penelitian pada umumnya adalah untuk menemukan, pengembangkan, dan menguji kebenaran suatu ilmu pengetahuan. Menemukan berarti berusaha untuk mendapatkan sesuatu untuk mengisi kekosongan atau kekurangan. Mengembangkan berarti memperluas dan menggali lebih dalam apa yang sudah ada, sedang menguji kebenaran dilakukan jika sudah ada." (Sutrisno Hadi)

Dengan demikian tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa jauh perbedaan efektifitas kecepatan penerimaan tongkat estapet cara dari bawah dengan cara dari atas, pada anak kelas II, pada SMP Negeri 4 Nusa Penida tahun 2008/2009

1.5. Manfaat Penelitian

a. Manfaat Teoritis

Dengan terungkapnya hasil penelitian ini bahwa ada perbedaan efektifitas penerimaan dari bawah dengan cara penerimaan dari atas diharapkan dapat dijadikan pedoman didalam rangka pelatihan lari sambung atau lari estapet.

b. Manfaat Praktis

Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan suatu acuan dalam memilih salah satu teknik penerimaan tongkat estapet.

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

Perhatian pemerintah Indonesia dalam mengembangkan potensi dan sumber daya manusia lewat pendidikan secara umum dan khususnya melalui pendidikan jasmani telah terlihat jelas dalam undang-undang pendidikan dan pengajaran nomor : 12 tahun 1954 pada Bab VI pasal 9 yang berbunyi :

" Pendidikan Jasmani menuju kepada keselarasan antara tumbuhnya badan dan perkembangan jiwa dan merupakan suatu usaha untuk membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sehat dan kuat lahir dan batin dan diberikan di setiap jenis sekolah."

Pengertian olahraga yang terdapat dalam buku asas-asas pengetahuan olahraga disebutkan " Olahraga adalah kegiatan jasmani atau kegiatan yang menuntut kesanggupan jasmaniah tertentu untuk menggunakan tubuh secara menyeluruh."

Berdasarkan pernyataan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa : Olahraga adalah merupakan serangkaian kegiatan atau aktivitas tubuh yang terencana, terprogram, dan terarah yang merupakan suatu sistem dalam rangka mencapai tujuan yang ingin dicapai.

BAB III

METODE PELAKSANAAN PENELITIAN

2.1. Kegiatan Pembelajaran

a. Persiapan Perangkat Pembelajaran

Sebelum pembelajaran dimulai perlu dipersiapkan beberapa perangkat pembelajaran terutama yang berhubungan dengan sub pokok pelajaran yaitu lari estapet seperti : Rencana Pembelajaran (RP), Tongkat estapet, peluit, Stop watch, bendera, buku pelajaran pokok dan penunjang, kertas kerja, alat tulis dan alat bantu lainnya.

b. Langkah-langkah Pelaksanaan Pembelajaran

1. Pendahuluan.

Orientasi :

a. Menjelaskan rencana kegiatan yang akan dialakukan yaitu : mengenai penerimaan tongkat estapet kepada siswa.

b. Membagi kelas menjadi kelompok belajar.

c. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang meliputi proses, produk dan ketrampilan proses.

2. Inti Pembelajaran

Pembelajaran kooperatif

a. Membimbing setiap kelompok belajar mencoba mempraktekkan : Malakukan teknik penerimaan dan pemberian tongkat estapet cara dari atas dan cara dari bawah.

b. Melakukan evaluasi proses / authentic assessment terhadap kegiatan kelompok.

c. Siswa memperagakan / mempraktekkan setiap jenis kegiatan secara urut.

3. Penutup

a. Membimbing siswa mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang terjadi dan menyuruh siswa untuk berlatih lagi dirumah sehubungan dengan hasil pembelajaran dan memberi repleksi.

b. Menyuruh siswa kembali berkumpul dan mengumumkan kegiatan pembelajaran berikutnya.

c. Waktu Pelaksanaan

Pelaksanan penelitian ini dilaksanakan setiap sore hari sebanyak 3 kali pertemuan, dibagi menjadi dua bagian yaitu : 2 kali pertemuan pemantapan proses latihan penerimaan tongkat estapet dengan kedua cara tersebut diatas, dan 1 kali pertemuan untuk mengambil hasil test penelitian.

d. Sasaran Aplikasi Pembelajaran

Sasaran aplikasi pembelajaran pada penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Nusa Penida, Pelatihan Atletik SMP Negeri 4 Nusa Penida, serta pengajaran olahraga pada umumnya.

2.2. Evaluasi Kegiatan Pelaksanaan Pembelajaran

a. Langkah-langkah Evaluasi

Dalam pelaksanan Evaluasi ini adapun langkah-langkah yang ditempuh sebagai berikut :

1. Mempersiapkan alat test seperti : Tongkat estapet, Peluit, Stop Wacth, bendera, alat tulis ( kertas bolpoint).

2. Mempersiapkan siswa

b. Pelaksanaan Evaluasi

Pelaksanan Evaluasi dengan melakukan test penerimaan tongkat estapet ini dilaksanakan sebagai berikut :

1. Sebelum tes dimulai siswa disuruh berbaris berbanjar masing-masing baris delapan siswa ini termasuk dalam satu kelompok teste.

2. Pelaksanan test ini siswa tidak berlari, siswa dalam keadaan sikap siap menerima dan memberi tongkat estapet.

3. Posisi siswa tetap mengarah pada satu arah dan posisi siswa paling belakang merupakan pemberi pertama dan paling depan penerima terakhir sampai test selesai, ini dilaksanakan sebanyak 10 ulangan, masing-masing kelompok.

4. Posisi siswa terbelakang sampai posisi siswa terdepan merupakan satu satuan waktu test. Begitu dilaksanakan terus sampai 10 ulangan.

c. Data Hasil Evaluasi

Data yang telah terkumpul melalui test hanyalah merupakan data / informasi mentah yang masih perlu dianalisis. Adapun langkah-langkah yang di tempuh dalam analisis data ini adalah sebagai berikut :

1. Penyusunan data

2. Analisis data

1. Penyusunan Data

Langkah pertama yang ditempuh dalam penelitian ini adalah penyusunan data, tujuannya untuk mempermudah dalam rangka analisisnya,

2. Analisis Hasil Evaluasi

Analisis data test Penerimaan Tongkat Estapet Cara dari Bawah dan Cara dari Atas, disajikan dibawah ini.

Tabel Test Kelompok I

Test ke

Penerimaan Bawah

 

Test ke

Penerimaan Atas

 

X1

X2

X2²

1

3.35

11.22

1

4.96

24.60

2

3.87

14.98

2

4.97

24.70

3

3.83

14.67

3

4.76

22.66

4

3.77

14.21

4

4.73

22.37

5

3.96

15.68

5

4.37

19.10

6

3.96

15.68

6

4.99

24.90

7

4.16

17.31

7

4.19

17.56

8

3.39

11.49

8

3.87

14.98

9

3.52

12.39

9

3.97

15.76

10

3.67

13.47

10

4.03

16.24

 

37.48

141.1

 

44.84

202.86

Keterangan :

X1 = Nilai test penerimaan dari Bawah

X2 = Nilai test penerimaan dari Atas

            Σ  f Xı                          37,48

1. MXı = --------------- = ---------------- = 3,748

                 N                             10

                    Σf Xı²

SD²Xı = ---------------- - MXı²

                    NXı

           141,10

= ---------------- - 14,048

            10

= 14,110 - 14,048

= 0,063.

                  SD²Xı                         0.063

SD²MXı = ----------------- = ----------------- = 0.007

                 NXı– 1                            9

              Σf X2                           44,84

2. MX2 = --------------- = ---------------- = 4,484

             N                                  10

                  Σf X2²

SD²X2 = ---------------- - MX2²

                 NX2

             202,86

= ---------------- - 20,106

             10

= 20,286 - 20,106

= 0,180

                  SD²X2                      0.180

SD²MX2 = ----------------- = ----------------- = 0.020

                 NX2– 1                        9

3. SDbm = √ SD² MXı + √ SD² MX2

= √ 0,007 + √ 0,020

= 0,083 + 0,142

= 0,225

                MX1 - MX2

t = --------------------------------

                   SDbm

            3,748 - 4,484

= --------------------------------

                 0,225

                  0,736

= -------------------------------

                  0,225

=                3,272

Tabel Test Kelompok II

Test ke

Penerimaan Bawah

 

Test ke

Penerimaan Atas

 

X1

X2

X2²

1

4.07

16.56

1

4.73

22.37

2

3.99

15.92

2

4.84

23.43

3

4.27

18.23

3

4.45

19.80

4

3.77

14.21

4

4.73

22.37

5

3.06

9.36

5

3.97

15.76

6

3.74

13.99

6

4.45

19.80

7

3.76

14.14

7

4.37

19.10

8

3.73

13.91

8

4.16

17.31

9

3.38

11.42

9

3.99

15.92

10

3.76

14.14

10

4.06

16.48

 

37.53

141.89

 

43.75

192.34

Keterangan :

X1 = Nilai test penerimaan dari Bawah

X2 = Nilai test penerimaan dari Atas

                    Σf Xı                   37,53

1. MXı = --------------- = ---------------- = 3,753

                      N                       10

                   Σf Xı²

SD²Xı = ---------------- - MXı²

                   NXı

          141,89

= ---------------- - 14,085

            10

= 14,189 - 14,085

= 0,104

                    SD²Xı                    0.104

SD²MXı = ----------------- = ----------------- = 0.012

                      NXı – 1                  9

                   Σf X2                   43,75

2. MX2 = --------------- = ---------------- = 4,375

                   N                          10

                Σf X2²

SD²X2 = ---------------- - MX2²

                  NX2

             192,34

= ---------------- - 19,141

               10

= 19,234 - 19,141

= 0,094

                    SD²X2                     0.094

SD²MX2 = ----------------- = ----------------- = 0.010

                   NX2– 1                         9

3. SDbm = √ SD² MXı + √ SD² MX2

= √ 0,012 + √ 0,010

= 0,108 + 0,102

= 0,210

                MX1 - MX2

t = --------------------------------

                   SDbm

          3,753 - 4,375

= --------------------------------

                0,210

                  0,622

= -------------------------------

                0,210

= 2,965

Tabel Test Kelompok III

Test ke

Penerimaan Bawah

 

Test ke

Penerimaan Atas

 

X1

X2

X2²

1

3.94

15.52

1

4.90

24.01

2

3.70

13.69

2

5.19

26.94

3

3.27

10.69

3

4.36

19.01

4

3.54

12.53

4

5.48

30.03

5

3.19

10.18

5

4.27

18.23

6

4.99

24.90

6

5.38

28.94

7

3.36

11.29

7

4.11

16.89

8

3.55

12.60

8

4.23

17.89

9

3.27

10.69

9

3.98

15.84

10

3.21

10.30

10

3.90

15.21

 

36.02

132.40

 

45.80

213.00

Keterangan :

X1 = Nilai test penerimaan dari Bawah

X2 = Nilai test penerimaan dari Atas

                  Σf Xı                        36,02

1. MXı = --------------- = ---------------- = 3,602

                  N                            10

                  Σf Xı²

SD²Xı = ---------------- - MXı²

                  NXı

         132,40

= ---------------- - 12,974

              10

= 13,240 - 12,974

= 0,266

                  SD²Xı                        0,266

SD²MXı = ----------------- = ----------------- = 0,030

                     NXı – 1                      9

                Σf X2                        45,80

2. MX2 = --------------- = ---------------- = 4,580

                 N                               10

                      Σf X2²

SD²X2 = ---------------- - MX2²

                      NX2

            213,00

= ---------------- - 20,976

              10

= 21,300 - 20,976

= 0,323

                     SD²X2                      0,323

SD²MX2 = ----------------- = ----------------- = 0,036

                    NX2– 1                          9

3. SDbm = √ SD² MXı + √ SD² MX2

= √ 0,030 + √ 0,036

= 0,172 + 0,190

= 0,362

             MX1 - MX2

t = --------------------------------

               SDbm

           3,602 - 4,580

= --------------------------------

                 0,362

                 0,978

= -------------------------------

                 0,362

= 2,706

Tabel Test Kelompok IV

Test ke

Penerimaan Bawah

 

Test ke

Penerimaan Atas

 

X1

X2

X2²

1

4.13

17.06

1

5.11

26.11

2

3.77

14.21

2

4.29

18.40

3

3.57

12.74

3

4.29

18.40

4

3.51

12.32

4

3.38

11.42

5

3.55

12.60

5

4.37

19.10

6

3.54

12.53

6

3.99

15.92

7

3.35

11.22

7

3.88

15.05

8

3.26

10.63

8

4.95

24.50

9

3.13

9.80

9

4.11

16.89

10

3.04

9.24

10

3.90

15.21

 

34.85

122,36

 

42.27

181.02

Keterangan :

X1 = Nilai test penerimaan dari Bawah

X2 = Nilai test penerimaan dari Atas

                       Σf Xı               34,85

1. MXı = --------------- = ---------------- = 3,485

                       N                    10

                      Σf Xı²

SD²Xı = ---------------- - MXı²

                     NXı

          122,36

= ---------------- - 12,145

            10

= 12,236 - 12,145

= 0,091

                 SD²Xı                          0,091

SD²MXı = ----------------- = ----------------- = 0,010

                    NXı – 1                         9

                Σf X2                      42,27

2. MX2 = --------------- = ---------------- = 4,227

                 N                           10

                 Σf X2²

SD²X2 = ---------------- - MX2²

                  NX2

             181,02

= ---------------- - 17,868

               10

= 18,102 - 17,868

= 0,235

                      SD²X2                     0,235

SD²MX2 = ----------------- = ----------------- = 0,026

                    NX2– 1                        9

3. SDbm = √ SD² MXı + √ SD² MX2

= √ 0,010 + √ 0,026

= 0,100 + 0,161

= 0,262

             MX1 - MX2

t = --------------------------------

               SDbm

            3,485 - 4,227

= --------------------------------

                    0,262

                      0,742

= -------------------------------

                     0,262

= 2,835

d. Kesimpulan Hasil Evaluasi

1. Ada perbedaan Efektifitas penerimaan tongkat estapet penerimaan cara dari bawah dengan penerimaan cara dari atas, pada siswa SMP Negeri 4 Nusa Penida tahun pelajaran 2004/2005.

Kelompok Teste

Nilai t - test

Keterangan

I

3,272

Ditolak

II

2,965

Ditolak

III

2,706

Ditolak

IV

2,835

Ditolak

BAB IV

PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil data penelitian diatas bahwa ada perbedaan efektifitas penerimaan tongkat estapet cara non-visual yaitu cara penerimaan dari bawah dengan penerimaan dari atas.

3.2. Saran-saran

Pada akhir penulisan tulisan ini penulis menyarankan agar dalam peningkatan teknik lari sambung atau lari estapet para guru olahraga agar mencoba hasil penelitian ini dalam peningkatan prestasi olahraga khususnya lari estapet.

K E P U S T A K A A N

ALI MOH, Pengembangan Kurikulum di Sekolah, Penerbit Sinar Baru, Bandung, 1985.

ATLETIK I, Sejarah, Teknik dan Metodik I, Depdikbud, 1979.

DEPDIKBUD, Pusat Kesegaran Jasmani dan Rekreasi Seminar Sports Medicene, Fakultas Kedokteran Unud, Denpasar, 1982

DEPDIKBUD, Pedoman Mengajar Olahraga Pendidikan, 1973.

ENGKOS KOSASIH, Olahraga dan Program Latihan, Akademi Presindo, Jakarta, 1983

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Pencarian

Random Image

Tidak ada gambar

Advertisement

Top Menu

Fasilitas

Buku Tamu
Download

Kalender Kegiatan

May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Arsip